Spesialis gizi klinik mengatakan, saat puasa tubuh menyesuaikan diri dengan pola makan sahur dan berbuka. Karena itu penting bagi orang tua memahami metabolisme tubuh agar dapat memberikan asupan gizi dan air yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing keluarga.

Orang tua harus dapat memastikan hidangan sahur dan buka puasa keluarga yang berpedoman pada gizi seimbang. Orang tua harus mengjaga agar anggota keluarga tetap mempertahankan keseimbangan asupan gizi maupun hidrasi.

Berdasarkan data Riskesdas tahun 2013 mengungkapkan bahwa satu dari tiga anak usia sekolah cenderung bertubuh pendek.

Hal ini merupakan indikasi kekurangan gizi menahun yang dapat berisiko pada pertumbuhan dan perkembangan anak.

Data Riskesdas tahun 2013 juga menunjukkan bahwa prevalensi berat badan berlebih dan obesitas pada populasi dewasa di Indonesia mencapai 13,5 persen dan 15,4 persen. Berat badan berlebih dan obesitas dapat menyebabkan risiko predominan penyakit degeneratif seperti jantung, kanker, diabetes ataupun stroke yang meningkatkan risiko kematian. Kekurangan maupun kelebihan gizi keduanya dapat mengganggu kesehatan.

Orang tua dapat berpedoman pada “Piring Makan” dalam menyediakan hidangan dari berbagai kelompok makanan yang berbeda. Sehingga keluarga selalu memeroleh asupan karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, serat dan air yang cukup setiap sahur dan berbuka.

Untuk porsi sekali makan, isi setengah piring dengan makanan pokok seperti nasi atau roti dan lauk-pauk. Penuhi setengah bagian lainnya dengan sayur yang dilengkapi dengan buah-buahan serta batasi gula, garam dan minyak.

Saat sahur atau berbuka, Anda juga dapat menambahkan segelas susu yang merupakan sumber protein dan kalsium sebagai bagian dari gizi seimbang. Susu adalah minuman pelengkap yang mudah dicerna, praktis dan ekonomis untuk membantu melengkapi kecukupan gizi pada semua usia.

Pola makan seperti ini juga dapat dilakukan saat hari raya. Hidangan yang lezat dan berlimpah harus dapat dikonsumsi dengan tidak berlebihan.

Makan dengan komposisi gizi seimbang dengan jadwal yang teratur seperti hari-hari biasa dan selalu sertakan sayur, buah dan air. Lakukan aktivitas fisik ringan untuk menjaga tubuh tetap fit, dan jangan lupa minum secukupnya agar selalu tercukupi hidrasi dalam tubuh.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here